Cara Merawat Ciblek liar | Tangkapan

Cara Merawat Ciblek liar | Tangkapan 2014

Cara Merawat Ciblek liar | Tangkapanberkutik.blogspot.com akan membuat artikel mengenai Cara Merawat Ciblek liar | Tangkapan. Sobat juga dapat membaca artikel lainnya di blog blog berkutik yaitu artikel sebelumnya atau artikel berikutnya. Selanjutnya silakan anda membaca artikel ini selengkapnya:

Burung ciblek atau burung prenjak semakin banyak digemari oleh pecinta burung kicauan karena burung ciblek memiliki suara tembakan yang cukup khas. Suara tembakan dari burung prenjak ini sering dipakai untuk memaster burung lain atau memancing burung lain untuk meniru kicauan burung ciblek ini. Burung yang biasa dimassteri dengan ciblek antara lain burung Anis Merah, Cucak hijau, Kacer, Murai Batu dan burung kicauan lain. Berikut ini saya sharing cara merawat burung ciblek tangkapan hingga menjadi ciblek yang jinak dan dapat dijadikan master burung lainnya
Cara Merawat Ciblek liar | Tangkapan
  • Burung ciblek yang baru saja ditangkap biasanya tidak mau memakan voer. Sehingga kita perlu menyediakan makanan seperti makanan di habitatnya, burung ini biasa memakan ulat kecil atau kroto. Sediakan ulat kecil atau kroto setidaknya selama 3 hari berturut-turut. Selama masa adaptasi, usahakan sangkar burung tertutup kain gelap dan tempatkan di tempat yang sepi, tujuannya adalah agar burung ini tidak stres.
  • Pada hari keempat atau kelima cobalah mencampur makannanya dengan voer halus dengan perbandingan 20%voer dan 80% ulat. Perbandingan ini akan kita kurang tiap harinya, jadi perlu dipantau perkembangannya. Anda juga dapat menambahkan kroto segar di pagi hari.
  • Setelah satu atau dua pekan perbandingan campuran makanan sudah dapat mencapai 50 : 50. Hal ini tergantung kondisi burung. Prinsipnya usahakan burung dapat beradaptasi dengan baik. Pada masa ini kerodong sudah dapat mulai dibuka sebagian dan sangkar dapat ditaruh di sekitar orang lalu lalang. Hal ini perlu dilakukan sekitar 1 minggu.
  • Selanjutnya penutup atau kerodong dapat anda buka sepenuhnya dan ulat kecil dapat dikurangi porsinya. Untuk mengurangi porsi ulat, sebaiknya anda pastikan bahwa burung tersebut sudah menyukai voer. Caranya lihatlah tempat kotoran pada sangkar, jika banyak berceceran voer maka artinya ciblek tersebut belum mau makan voer, sebaiknya anda tunggu dulu mengurangi ulat. Tetapi jika voer tidak berceceran berarti anda dapat mengurangi porsi ulat.
  • Satu hal yang perlu kita ingat bahwa burung burung pemakan serangga sudah mau makan voer, tetapi tetap perlu kita kasih makanan serangga atau ulat kecil dengan porsi sedikit setiap hari agar kebutuhan nutrisi burung tersebut tetap terpenuhi dan kondisi burung anda tetap sehat. Selain itu berilah kroto setiap 2-3 hari sekali sebagai bonus bagi burung ciblek anda.
  • Jika anda telah melakukan langkah diatas, saya kira anda telah mengetahui cara memelihara burung ciblek tangkapan yang liar sekali pun, bahkan burung tangkapan yang lain. Karena prinsipnya hampir sama.
seputar ciblek & gambar ciblek
tips merawat burung ciblek
Membedakan Ciblek Jantan | Betina
Cara Merawat Ciblek liar | Tangkapan
Searches related to cara merawat burung ciblek
cara merawat burung ciblek bakalan
cara merawat burung ciblek mabung
cara merawat burung ciblek biar cepet gacor
cara merawat burung ciblek agar cepat gacor
cara merawat burung ciblek agar cepat bunyi
cara merawat burung ciblek agar gacor
cara merawat burung ciblek bahan
cara merawat burung kacer


Nah begitulah kawan berkutik.blogspot.com, saya mengucapkan banyak terima kasih atas kunjungan sobat untuk membaca artikel ini. Dan jangan lupa membaca artikel artikel yang lalu atau artikel yang akan datang . Atau anda dapat membaca artikel terkait dengan tema ini. Untuk memberikan komentar, silakan berkomen ria di tempat yang tersedia untuk meningkatkan kualitas blog ini.